You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Batur Tengah
Desa Batur Tengah

Kec. Kintamani, Kab. Bangli, Provinsi Bali

Selamat Datang di Website Resmi Desa Batur Tengah (Open SID)

Rahina Pagerwesi

I Kadek Gusnaedi SKom 26 Oktober 2022 Dibaca 82 Kali
Rahina Pagerwesi

Rahajeng Rahina Pagerwesi

Pelayan Oprasional Kantor Tutup dan Dubuka Kembali Pada Tanggal 27 Oktober 2022

.

Makna Pagerwesi

Hari Raya Pagerwesi jatuh setiap Rabu Kliwon wuku Sinta. Hari ini dirayakan untuk memuliakan Ida Sanghyang Widhi Wasa dengan manifestasinya sebagai Sanghyang Pramesti Guru (Tuhan sebagai guru alam semesta). Pagerwesi merupakan hari suci umat Hindu yang jatuh setiap empat hari setelah Hari Saraswati.

 

Berbicara mengenai Pagerwesi, ada banyak tafsiran. Ada yang mengatakan berasal dari dua kata, pager/pagar yang berarti kokoh dan wesi/besi atau kuat. Namun dalam Lontar Sundarigama dijelaskan, Pagerwesi itu adalah pemujaan kepada Dewa Siwa dalam manifestasinya sebagai Sang Hyang Pramesti Guru. Mengapa pemujaan kepada guru? Karena guru memiliki fungsi adiluhung sebagai penuntun.

 

Maka dapat dikatakan Pagerwesi  merupakan hari yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan yang diturunkan melalui para guru. Ilmu pengetahuan itu mengalir, melembaga dalam proses mewujudkan jagadhita. Guru yang harus dihormati dalam hal ini adalah catur guru. Guru Rupaka (orangtua), Guru Pengajian (guru di sekolah), Guru Wisesa (pemerintah) dan Guru Swadyaya (Ida Sang Hyang Widhi). 

 

Jadi dapat disimpulkan makna sebenarnya adalah sebagai pengingat bahwa manusia yang hidup di dunia harus memiliki keteguhan iman, yang berdasarkan pada pemanfaatan ilmu pengetahuan di jalan kebaikan. Tanpa pengetahuan, umat manusia akan kembali pada zaman kegelapan, dimana semua yang dilakukan terasa sangat sulit.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBD 2023 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 3.480.965.377,00 Rp 3.502.332.000,00
99.39%
Belanja
Rp 3.326.360.271,00 Rp 3.756.589.251,40
88.55%
Pembiayaan
Rp 254.257.251,40 Rp 254.257.251,40
100%

APBD 2023 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp 1.751.000,00 Rp 1.500.000,00
116.73%
Dana Desa
Rp 1.060.682.000,00 Rp 1.060.682.000,00
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 195.710.000,00 Rp 195.710.000,00
100%
Alokasi Dana Desa
Rp 1.435.120.984,00 Rp 1.440.040.000,00
99.66%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 625.800.000,00 Rp 644.400.000,00
97.11%
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota
Rp 154.000.000,00 Rp 154.000.000,00
100%
Bunga Bank
Rp 7.901.393,00 Rp 6.000.000,00
131.69%

APBD 2023 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 1.377.765.971,00 Rp 1.594.837.166,40
86.39%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 704.470.800,00 Rp 824.277.000,00
85.47%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 892.312.000,00 Rp 932.297.500,00
95.71%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 232.493.500,00 Rp 243.418.500,00
95.51%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 119.318.000,00 Rp 161.759.085,00
73.76%